Senin, 10 Agustus 2009

Lomba Burung Berkicau

Ratusan penggemar burung berkicau dari berbagai Kabupaten dan Kota se-Jawa Timur, mengikuti lomba burung berkicau di Kabupaten Bangkalan. Terdapat dua puluh kelas yang dilombakan dalam iven ini.

Beginilah suasana perlombaan burung kicauan yang digelar di lapangan Kecamatan Arosbaya kemarin lomba ini diikuti ratusan pengemar burung kicauan dari empat Kabupaten se-Madura, serta beberapa daerah lain di Jawa Timur, seperti Surabaya, Geresik dan Lamongan. Dua puluh kelas di lombakan, mulai dari kelas pemula hingga kelas bergengsi. Sedangkan jenis burung yang diikutkan dalam ajang terbesar di madura ini adalah jenis Murai Batu, Cucak Hijau, Punglor Merah, Trucukan, Ciplek, Kenari, Love Bird dan Cendet.
Lomba ini berlangsung meriah dan seru. Tidak sedikit peserta yang masuk ke arena lomba, karena juri tidak mendengar kicauan burungnya, bahkan sejumlah peserta dan penonton berterik-teriak untuk memberikan motivasi agar burung kesayangnya berkicau, penilaian dalam lomba ini, meliputi fisik burung, gaya, volume kicauan, irama dan lagu kicauan. Lomba kicau burung ini selain untuk menyalurkan hobi para pecinta burung, juga untuk menaikkan daya tawar atau harga jual burung. Burung pemenang lomba biasanya ditawar dengan harga cukup tinggi hingga mencapai jutaan rupiah.

Muhammad Sodiq melaporkan dari Bangkalan – Madura
Selanjutnya »»

RAKOR Arus Mudik RRI

Memberikan informasi pelayanan keamanan dan keselamatan secara maksimal menjadi tekad jajaran Radio Republik Indonesia. Tekad ini disampaikan dalam rapat koordinasi liputan arus mudik di Surabaya.

Radio Republik Indonesia RRI akan bekerjasama dengan radio lokal dan radio komunitas yang ada di indonesia untuk penyampaian informasi aktual khususnya saat arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini. Rencana ini disampaikan Direktur Utama LPP RRI Parni Hadi pada rapat koordinasi siaran dan liputan mudik. Kegiatan diikuti 38 peserta termasuk kepala LPP Radio Republik Indonesia. Direktur LPP RRI Parni Hadi mengharapkan keberadaan biro RRI di seluruh Indonesia dapat lebih mengutamakan informasi pelayanan keamanan dan keselamatan masyarakat terutama saat arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini. Dalam penyampaian informasi arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini, RRI tidak hanya memberitakan kemacetan atau kepadatan di wilayah tertentu namun lebih memproritaskan informasi sejauh mana penanganan instansi terkait apabila terjadi kecelakaan maupun penyelewengan. Selain membahas optimalisasi kepentingan publik, rapat juga membahas sejauh mana fungsi Radio Republik Indonesia di mata masyarakat umum. Rapat koordinasi yang akan berakhir besok, diharapkan bisa memberikan perubahan berarti khususnya di bidang pemberitaan yang pada gilirannya meningkatkan antusias para pendengar sehingga berdampak terhadap tingginya rating Radio Republik Indonesia.

Joko Hermanto melaporkan dari Surabaya

Selanjutnya »»

Demo Sopir di DPRD Surabaya

Ratusan sopir angkutan umum siang tadi melakukan unjuk rasa di gedung DPRD Surabaya menuntut ditertibkannya taxi gelap trayek jembatan SURAMADU yang dianggap telah menurunkan pendapatan mereka.

Dengan mengikutsertakan kendaraannya ratusan sopir yang mogok kerja memadati halaman depan DPRD Surabaya di Jalan Yos Sudarso untuk menyampaikan aspirasi mereka. Selain membawa poster yang berisi tulisan tertibkan trayek taxi gelap, perwakilan pengunjuk rasa ini juga mengecat tubuh mereka sebagai bentuk kekecewaan terhadap kebijakaan Pemerintah Kota Surabaya. Dalam aksi unjuk rasa di depan gedung
DPRD surabaya mereka menuntut Komisi B Bidang Perekonomian DPRD Surabaya beserta Dinas Perhubungan untuk segera menertibkan trayek gelap yang beroperasi di jembatan SURAMADU Surabaya. Adanya taxi gelap ini menyebabkan penghasilan mereka turun drastis. Ratusan sopir yang berunjuk rasa diantaranya sopir angkutan umum jurusan Ujungbaru - Karangmenjangan dan Jembatan Merah-Karangmenjangan. Unjuk rasa yang mendapat penjagaan ekstra ketat dari petugas kepolisian Polresta Surabaya selatan nyaris ricuh saat ratusan sopir ini memaksa masuk gedung untuk menemui Perwakilan Dewan. Setelah menunggu lama, sebagian pengunjuk rasa akhirnya ditemui ketua Komisi B DPRD Surabaya, Ali Yakub untuk menyelesaikan masalah kemunculan trayek gelap. Apabila hasil pertemuan dengan anggota dewan tidak sesuai dengan tuntutan mereka, ratusan sopir dari armada lain UBK, USP, K dan R1 ini mengancam akan memblokir jalan akses masuk menuju Jembatan SURAMADU sisi Surabaya.

Selanjutnya »»

Warga Manfaatkan Air Irigasi, Karena Sumur Mengering

Sejumlah warga kabupaten tuban terpaksa memanfaatkan air parit untuk keperluan mandi dan mencuci karena sumur-sumur mereka sudah tidak lagi mengeluarkan air.

Sudah sebulan terahir ini warga desa sugihan, kecamatan merak urak, kabupaten tuban terpaksa mandi dengan air parit, yang biasa digunakan untuk irigasi sawah, karena seluruh sumber air dan sumur warga kering.
Hampir setiap hari puluhan warga desa berkumpul di sebuah pompa irigasi yang terletak di tengah areal sawah desa mereka. Selain untuk mandi air ini juga digunakan untuk mencuci serta kebutuhan sehari hari lainnya.
Meski kesehatan dan kebersihannnya tidak terjamin, warga tetap menggunakan air parit untuk kebutuhan sehari-hari, kecuali untuk minum. Untuk minum, warga terpaksa membeli air ke desa lain yang jaraknya jauh. Itu pun bagi warga yang mampu membelinya. Mereka berharap ada pasokan air bersih dari pemerintah saat musim kemarau seperti ini.

Heri Setiawan - Tuban
Selanjutnya »»

Dzikir Akbar TVRI JATIM

Pemerintah dan bangsa indonesia hendaknya bertindak arif dalam menyikapi segala permasalahan termasuk gangguan keamanan yang terjadi akhir-akhir ini. Hal ini ditegaskan Al Ustadz Kyai Haji Zainuddin Husni pada acara dzikir akbar di halaman gedung TVRI Jawa Timur, tadi malam.

Keberhasilan bangsa indonesia dalam menggelar acara pesta demokrasi yang berlangsung aman, tertib dan lancar ternyata tidak bisa diterima oleh sebagian orang. Suasana keamanan yang kondusif tercoreng oleh ulah segelintir orang dengan membuat kekacauan dengan meledakkan hotel JW Marriot dan rizt carlton di mega kuningan jakarta yang mengakibatkan beberapa jiwa melayang. Kondisi ini membuktikan masih adanya bangsa indonesia yang sakit yang berupaya membuat kepanikan masyarakat. Kasus ini setidaknya menjadi peringatan bagi seluruh bangsa karena allah menurunkan musibah sebagai ujian bagi orang yang beriman, peringatan bagi orang yang lalai serta adzab atau siksa bagi orang yang kufur. Untuk itu , Al Ustadz Kyai Haji Zainuddin Husni pada acara dzikir akbar di halaman gedung TVRI Jawa Timur mengingatkan, pemerintah dan Bangsa Indonesia hendaknya bertindak arif dalam menyikapi segala permasalahan termasuk kasus peledakan bom di Jakarta.

dzikir akbar yang di gelar di halaman gedung TVRI Jawa Timur ini diikuti ribuan umat muslim dari berbagai daerah selain dimaksudkan untuk memanjatkan puji sukur kehadirat ALLAH Subhanahu wata ala atas karunia yang diberikan selama ini juga sebagai doa mohon perlindungan Bagi Bangsa Indonesia dari segala mara bahaya

Selanjutnya »»

Kepatutan Pengendara di Surabaya

kedisiplinan pengguna kendaraan roda dua dalam berlalu lintas di jalan raya khususnya kota surabaya hingga saat ini masih rendah . Hal ini dibuktikan dengan masih banyaknya masyarakat yang melakukan pelangggaran meski di kawasan tertib lalu lintas sekalipun.

tidak seimbangnya panjang jalan dibanding jumlah kendaraan seringkali dijadikan alasan pembenaran akan kesemwrawutan lalu lintas. Padahal banyak penelitian menyebutkan faktor kesemwrawutan lalu l.intas tersebut justru lebih banyak karena ketidak disiplinan para pengguna jalan. Jalan protokol darmo di surabaya misalnya, terlihat sangat padat dan semwrawut terutama pada saat jam-jam sibuk. Padahal jalan protokol ini adalah salah satu dari kawasan tertib lalu lintas di kota surabaya. sejak lama. Sepeda motor yang seharusnya berjalan di lajur kiri, terlihat memenuhi hampir seluruh jalur. Kendaraan roda dua ini menyerobot di semua sisi tanpa merasa bersalah sedikitpun. Belum lagi angkutan umum yang juga berjalan dan berhenti sering tidak pada tempatnya. Kepolisian surabaya sebenarnya sudah melakukan banyak rekayasa lalu lintas untuk meningkatkan kedisiplinan berlalu lintas warganya, termasuk menerapkan bulan kampanye santun berlalu lintas saat ini. Pakar lalu lintas memang menyebut wajah masyarakat tercermin dari wajah lalu lintas kita atau tegasnya perilaku warganya saat berlalu lintas
Selanjutnya »»

Tim Futsal TVRI Jatim Rontok

Tim futsal TVRI Jawa Timur terhenti langkahnya di babak awal, setelah dikalahkan Jawa Tengah dua empat, pada pertandingan cabang futsal pekan olahraga, POR-TVRI 2009 di Jogjakarta, kemarin.

Kandas sudah harapan Jatim untuk menjadi juara grup, pada pertandingan babak awal cabang futsal POR-TVRI, modal dua kali kemenangan saat melawan tim Jabar, serta Jambi pada pertandingan sebelumnya, akhirnya memupuskan harapan TVRI Jatim setelah kalah dua-empat dengan Jateng.
Meski mengumpulkan nilai sama enam, Jawa Tengah tetap unggul dengan mengemas 13 gol atau, sedang TVRI Jatim sembilan gol. Dengan hasil ini, jawa tengah menjadi juara grup-B, sedangkan Jawa Timur, Jawa Barat serta tim futsal TVRI Jambi, harus puas sebagai penonton, pada pertandingan semi final yang di jadwalkan sore ini di lintasan liquid Jogjakarta. Sebagai cabang olahraga yang baru dipertandingkan di arena POR-TVRI, futsal ternyata diminati oleh 16 tim, meski sebagian peserta belum mengetahui sistem pertandingan, sehingga hanya asal bermain.
Selanjutnya »»

Hutan Kembali Berkobar

Kebakaran Hutan terjadi lagi sore kemarin di Hutan Jati wilayah Resort Pemangku hutan pakah, badan kesatuan pemangku hutan Plumpang, kesatuan pemangku hutan perhutani tuban. Kebakaran diduga akibat ulah orang yang membuang puntung rokok. sembarangan

Untuk kedua kalinya hutan jati di wilayah RPH pakah,
BKPH Plumpang, KPH perhutani tuban, kembali terbakar. Dengan demikian areal yang terbakar diperkirakan sudah mencapai lima hektar. Kebakaran ini sangat membahayakan bagi tanaman jati yang masih berusia muda dan diduga akibat ulah orang yang membuang puntung rokok sembarangan. Petugas RPH langsung meluncur ke lokasi dan mencoba memadamkan api, dibantu warga setempat dengan memukulkan ranting pohon ke titik api yang masih menyala. menurut kepala rph pakah, hadi sutrisno, kebakaran hutan seperti ini biasa terjadi terutama pada musim kemarau. akan tetapi tidak sampai mematikan tanaman jati yang sudah tumbuh besar.

sebenarnya, ancaman bagi siapa saja yang membakar hutan sangat berat. sesuai dengan undang-undang nomor 41 tahun 1999 tentang kelestarian hutan, pelaku bisa dipenjara selama lima belas tahun dan denda paling tinggi lima miliar rupiah.
pihak perhutani sebenarnya sudah berusaha mensosialisaikan undang-undang ini misalnya dengan memasang papan pengumuman yang menyebutkan ancaman bagi setiap orang yang membakar hutan. Namun kebakaran hutan jati di tuban masih saja terjadi

Selanjutnya »»

Dialog Sosialisasi Santun Lalu Lintas

Tingginya angka kecelakaan terutama yang melibatkan kendaraan roda dua semakin hari semakin memprihatinkan. Jajaran kepolisian sesuai dengan kewajiban dan kewenangannya, terus berusaha menekan angka kejadaian kecelakaan tersebut dengan berbagai upaya. Langkah terbaru diterapkan kepolisian Jawa Timur adalah dengan menggelar kampanye santun di jalan.
Untuk itu sore ini bersama kita hadir kasatlantas polwiltabes surabaya ajun komisaris besar polisi, AKBP Agus Wijayanto yang akan menjelaskan tentang kampanye santun di jalan tersebut. Selamat petang pak agus.

1. Upaya penyadaran masyarakat akan kegunaan tertib berlalu lintas sudah dilakukan polisi sejak dulu hingga sekarang tanpa pernah kenal kata jemu. Sekarang ada kampanye santun berlalu lintas, apa yang spesifik dari kampanye kali ini.

2. Karena sifatnya kampanye, berarti tidak ada penindakan atau tindakan refresif terhadap pelanggar aturan lalu lintas.

3. Selama sepekan kampanye ini dijalankan, apakah ada perubahan tingkah laku dari para pengguna lalu lintas.

4. Bapak kasat, apakah ada yang berbeda dari undang undsng lalu lintas yang baru tersebut dibanding undang undang nomor 14 tahun 1992 yang sudah dikenal masyarakat selama ini.

5. Roda dua sekarang ini sudah menjadi raja jalanan. Adakah perlakuan khusus untuk para pengendara roda dua ini pak.

6. Bagaimana dengan fenomena anak anak seusia s-m-p yang sudah mengendarai sepeda motor untuk sekolah. Apakah memang diperkenankan ataukah ada kebijakan khusus untuk mereka.

7. Apa yang dimaksud dengan santun berlalu lintas itu.

8. Sampai kapan kampanye ini dijalankan dan apa goal yang iharapkan.

9. Kita tahu jumlah polisi lalu lintas yang kurang demikian pula rambu lalu lintas, maka upaya pemaksa apa yang diterapkan agar masyarakat mematuhi aturan lalu lintas.

Perbincangan bapak Agus Wijayanto.
Selanjutnya »»

Kejuaraan Pacuan Kuda

Daerah Istemewa Yogyakarta mendominasi kelas bergengsi dalam kejuaraan Pacuan Kuda memperebutkan Piala Bupati Blitar ke 17 tahun 2009, di lapangan Pikatan Kabupaten Blitar, tanggal 8 dan 9 agustus 2009. Kejuaraan ini sekaligus untuk memperingati hari ulang tahun ke 64 Kemerdekaan Republik Indonesia

Ribuan penonton tampak antusias menyaksikan final kejuaraan Pacuan Kuda memperebutkan Piala Bupati Blitar ke 17 tahun 2009, di Lapangan Pikatan Desa Pikatan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar. Lomba diikuti seratus sepuluh kuda dari jawa timur, jawa tengah dan madura. Final terdiri atas 15 race dari beberapa kelas perdana, kelas sandel , kelas pemula , kelas lokal , kelas poni, kelas remaja, kelas derby, serta kelas a terbuka. Juara kelas bergengsi kelas A terbuka dua ribu meter, direbut kuda pangeran troya, dari daerah istemewa yogyakarta dengan joki, yoke s. Juara dua dan tiga diraih kuda dari pasuruan. Untuk kelas derby, seribu enam ratus meter, juaranya diraih, kuda mawizako dari yogyakarta, dengan joki, marcel s, juara dua kuda dari surabaya sedangkan juara tiga diraih kuda dari madura. Untuk kelas B poni, seribu enam ratus, meter kuda putra nusantara dari lumajang, joki, pendik merebut tempat pertama. Juara kedua kuda dari jawa tengah. Sedangkan di kelas remaja, seribu empat ratus meter juaranya diraih Kuda Velia bagelen, dari malang, joki jackson, Juara kedua dan ketiga Kuda dari Jawa Tengah./// sedangkan untuk kelas perdana Div I dan perdana Div II delapan ratus meter, serta kelas lokal a seribu dua ratus meter dan kelas lokal B seribu meter, juaranya didominasi kuda dari Kediri.
Kejuaraan pacuan kuda memperebutkan piala bupati ke 17 rutin dilaksanakan setiap tahun, menyambut hari ulang tahun kabupaten blitar sekaligus memperingati hari ulang tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke 64 tahun 2009.

Selanjutnya »»