Senin, 17 Agustus 2009

Upacara HUT Kemerdekaan Pakuwon Group

Hari Ulang Tahun ke 64 Kemerdekaan Republik Indonesia juga diperingati jajaran Pakuwon Group Surabaya dengan upacara bendera di halaman parkir plaza tunjungan. Ini menunjukkan nasionalime yang tinggi pihak manajemen.

Meski setiap hari disibukkan dengan kegiatan bisnis, manajemen pakuwon group Surabaya tidak melupakan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia. Setiap tanggal 17 Agustus manajemen selalu menyelenggarakan upacara bendera, seperti yang berlangsung pagi tadi dihalaman parkir plaza tunjungan upacara dengan inspektur upacara Direktur Umum Pakuwon Group, Richard Adisastra, diikuti perwakilan dari departemen housing dan komersial. Pakuwon group saat ini mengelola beberapa mall serta hotel dan apartemen di surabaya, didukung 1600 karyawan. bisnis yang dikelola pakuwon group rawan terhadap ancaman teroris seperti yang kembali terjadi ahir-ahir ini.
Tidak hanya upacara 17 Agustus, setiap bulan manajemen pakuwon group, rutin menggelar upacara untuk memelihara rasa nasionalisme para karyawan juga sebagai wujud kebersamaan. Upacara peringatan HUT ke-64 Kemerdekaan RI pagi tadi diahiri dengan demo peragaan antisipasi huru hara.

Selanjutnya »»

Upacara HUT Proklamasi Di B.I Surabaya

Seluruh pimpinan dan karyawan perbankan di Surabaya pagi tadi juga mengikuti upacara peringatan 64 tahun proklamasi kemerdekaan RI ,di halaman kantor Bank Indonesia jalan indrapura Surabaya dengan inspektur upacara pemimpin BI Surabaya Mohamad Ishak .

Upacara HUT Proklamasi dilingkungan perbankan ini dikemas lebih spesifik ,karena melibatkan petugas pengibar bendera merah putih seluruhnya karyawati perbankan Surabaya dengan konfigurasi membentuk formasi angka 64 . Selain mempersembahkan penampilan yang eksklusif dan menarik, jajaran perbankan di Surabaya ini ingin memberikan kesan yang mendalam untuk memaknai peringatan hari paling bersejarah bagi bangsa indonesia dalam merebut kemerdekaan dan membebaskan diri dari belenggu penjajah. Kini di era kemerdekaan dan era keterbukaan dunia , kalangan perbankan bertekad mampu memberikan sumbangsih bagi negara dan bangsa Indonesia untuk membangun perekonomian secana nasional serta membebaskan rakyat dari kemiskinan dan keterpurukan . Pesan itu disampaikan pemimpin Bank Indonesia Surabaya didepan jajaran karyawan dilingkungan bank milik pemerintah dan swasta di surabaya pada upacara peringatan HUT proklamasi kemerdekaan RI ke 64.
Harapan itu sejalan dengan tema peringatan 64 tahun kemerdekaan RI tahun ini yakni ,dengan semangat proklamasi 17 Agustus 1945 ,kita tingkatkan kedewasaan kehidupan berpolitik dan berdemokrasi serta percepatan pemulihan ekonomi nasional menuju indonesia yang bersatu, aman, adil, demokratis dan sejahtera.

Selanjutnya »»

Upacara Unik Dengan Pakaian Reog Dan Bahasa Warok

Berbeda dengan upacara bendera lainnya upacara memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-64 yang digelar dipelataran pasar legi kota Ponorogo.ini sangatlah unik karena semua peserta diwajibkan mengenakan pakaian warok tanpa menggunakan alas kaki serta menggunakan bahasa Jawa, dengan logat warok atau tokoh reog. Berikut laporan reporter kami.

Upacara yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-64 yang di gelar di pelataran pasar legi kota Ponorogo ini cukuplah unik karena semua peserta adalah ratusan pedagang pasar, juru parkir serta warga Ponorogo yang diwajibkan mengenakan pakaian ala warok atau tokoh kesenian reog tanpa menggunakan alas kaki sandal maupun sepatu. Khusus bagi komandan upacara, inspektur upacara, protokol, hingga pemimpin barisan, diwajibkan mengenakan pakaian kebesaran warok, seperti baju dan celana kolor hitam kumis dan jenggot tebal, udeng atau ikat kepala dan ikat pinggang sedangkan para pengibar bendera hingga penyanyi Lagu Indonesia Raya mereka juga siwajibkan mengenakan pakaian khas reog. Seperti upacara pada umumnya, upacara ini juga tersusun dalam rangkaian mulai pemeriksaan barisan, laporan inspektur upacara, pengibaran bendera, menyanyikan lagu indonesia raya, pembacaan pancasila dan pembacaan UUD 45 serta pembacaan Teks Proklamasi yang ditutup dengan pembacaan doa. Upacara bendera unik yang digelar tiap tanggal 17 agustus ini juga diikuti anak-anak balita serta nenek-nenek. Usai menggelar upacara acara dilanjutkan pesta nasi bungkus dan nasi tumpeng yang bertuliskan “Hut RI ke – 64”.
Dari Ponorogo Yoni Setyo Rahmawanto melaporkan.

Selanjutnya »»

Ratusan Petani Gelar Upacara Di Tengah Sawah

Upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke -64 yang berlangsung pagi tadi tidak di gelar dikantor pemerintah namun di desa Deket Agung kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan para petani menggelar upacara di tengah areal waduk yang mengering. Berikut laporan reporter kami.

Ratusan petani warga Desa Deket Agung Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan ini menggelar upacara peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 64 di areal waduk desa setempat yang kini mengering. Upacara yang berlangsung sangat sederhana ini diawali dengan pengibaran bendera sang saka merah putih. Pasukan pengibar bendera pusaka, paskibraka dalam upara ini hanya terdiri dari tiga orang petani yang tidak menggunakan seragam layaknya petugas pengibar bendera seperti paskibraka di istana negara. Karena mereka hanya menggenakan pakaian yang seharai-hari yang biasa di pakai ke sawah. Saat sang saka merah putih mulai berkibar ratusan petani lainya yang berbaris serta merta menyanyikan lagu indonesia raya meski dengan nada yang tertatih-tatih sembari mengangkat tangan di atas kelapa sebagai penghormatan. Layaknya upacara di kantor, usai pengibaran bendera merah putih upacara di lanjutkan pembacaan teks Proklamasi dan teks Pancasila. Salah seorang warga mengaku, upacara ini digelar untuk membuktikan bahwa para petani masih memiliki rasa cinta terhadap tanah air indonesia meski selama ini mereka didera kesulitan dengan kelangkaan pupuk. Selain itu, petani ingin menunjukan bahwa selama ini, mereka sangat kesulitan untuk mendapat air saat memasuki musim kemarau yang dibuktikan dengan menggelar upacara di areal waduk yang mengering.
Usai mengikuti upacara, ratusan petani Desa Deket Agung Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan ini langsung menuju ke sawah mereka masing-masing untuk melakukan aktifitasnya.
Dari Lamongan Komari S Praja melaporkan

Selanjutnya »»

Upacara 17-an di Grahadi

Saudara, hari ini seluruh bangsa Indonesia memperingati Hari Kemerdekaan ke-64. Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan ini di Propinsi Jawa Timur dipusatkan di halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya. Berikut laporannya.

Pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan oleh Ketua DPRD Jawa Timur Jakfar Sodiq menjadi puncak upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI ke-64 tingkat Jawa Timur di Surabaya pagi tadi. Sebelumnya dentuman meriam sebanyak 21 kali dan sirene mobil pemadam kebakaran kota Surabaya secara serentak dibunyikan. Bertindak sebagai inspektur upacara Gubernur Jawa Timur Sukarwo dengan peserta upacara mewakili unsur TNI polri, mahasiswa serta pelajar dan korpri. Sebelumnya, duplikat bendera pusaka diserahkan Gubernur Sukarwo kepada anggota paskibraka Dwi Ciptika pelajar SMA satu Magetan. Sementara bertindak sebagai pengibar bendera tiga anggota paskibraka masing masing Pungki Prita Prada, Anggra Aprinama Putri dan Afin Fairus. Peringatan hari kemerdekaan kali ini bertema dengan semangat proklamasi17 Agustus 1945, kita tingkatkan kedewasaan kehidupan berpolitik dan berdemoikrasiserta kita percepatpemulihan ekonominasional menuju Indonesia yang bersatu, aman, adil, demokratis dan sejahtera.
Selanjutnya »»

Sabtu, 15 Agustus 2009

Keluarga Penerima Email Noordin M Top Khawatir

Keluarga Bagus Febrianto seorang pelajar disebuah Sekolah Menegah Kejuran di Kabupaten Jember yang sebelumnya menerima surat elektronik atau email dari seseorang yang mengaku gembong teroris paling dicari Noordin Mohammad Top kini mulai resah, pasalnya mereka khawatir bagus akan dijadikan sasaran rekrutmen Noordin M Top atau calon pengantin berikutnya.
Sementara itu, dengan alasan keamanan bagus terpaksa menghapus kiriman Email Noordin M Top, yang telah dilansir disitus pribadinya bagus Tv.Com

Suasana dirumah Bagus Febrianto di Jalan Merpati lingkungan Cangkring, Kecamatan Patrang Kabupaten Jember Jumat pagi, terlihat ramai didatangi oleh para sanak saudara maupun tetangga sekitar
Mereka sengaja datang untuk melihat kondisi Bagus karena terkejut setelah mendengar dari media massa, kalau bagus febrianto telah menerima surat elektronik atau email dari seseorang yang mengaku gembong teroris Noordin M Top yang hingga kini masih diburu Aparat Kepolisian.

Pihak keluarga Bagus Febrianto mengaku khawatir email dari seseorang yang mengaku dari noordin m top tersebut, sebagai salah satu upaya untuk merekrut bagus febrianto dalam anggota jaringan teroris di Indonesia.
Suasana dirumah Bagus Febrianto di Jalan Merpati lingkungan Cangkring, Kecamatan Patrang Kabupaten Jember Jumat pagi, terlihat ramai didatangi oleh para sanak saudara maupun tetangga sekitar
Mereka sengaja datang untuk melihat kondisi Bagus karena terkejut setelah mendengar dari media massa, kalau bagus febrianto telah menerima surat elektronik atau email dari seseorang yang mengaku gembong teroris Noordin M Top yang hingga kini masih diburu Aparat Kepolisian.

Pihak keluarga Bagus Febrianto mengaku khawatir email dari seseorang yang mengaku dari noordin m top tersebut, sebagai salah satu upaya untuk merekrut bagus febrianto dalam anggota jaringan teroris di Indonesia.
Sementara itu, Aparat Kepolisian Polsek Patrang yang menangani kasus ini, membenarkan kalau bagus siswa SMK tersebut telah menerima kiriman Email dari seseorang yang mengaku gembong teroris Noordin M Top

Dan untuk menanggapi kekhawatiran pihak keluarga bagus, pihak kepolisian akan melakukan pengawasan serta melakukan penyelidikan terhadapat kasus ini.//

Selanjutnya »»

Pengedar Sabu-Sabu Dibekuk Polisi

Satuan Reskoba Polresta Kediri berhasil membekuk dua orang pengedar Sabu-sabu yang beroperasi untuk kalangan Mahasiswa. Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan dua paket kecil Sabu-Sabu dan seperangkat alat hisap.

Kedua pengedar yang dibekuk masing-masing Eko Widiarto 21 tahun, warga Kelurahan Bangsal, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, dan Krishudayana 32 tahun, warga Desa Sumberdoko, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Penangkapan terhadap keduanya diawali dengan membekuk Eko Widiarto, orang suruhan krishudayana, di sekitar perguruan tinggi di kota kediri, saat dia akan mengantarkan pesanan milik konsumennya. Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan dua paket kecil sabu-sabu seberat 0 koma 53 gram dan seperangkat alat hisap.
Krishudayana, salah satu tersangka yang juga tercatat sebagai residivis dalam kasus yang sama mengaku, barang haram ia dapatkan dari salah satu bandar di surabaya. Untuk setiap paket ia beli seharga 3 ratus 5 puluh ribu rupiah, dan ia jual lima ratus ribu rupiah. Kedua tersangka akan dikenakan ancaman hukuman 5 tahun penjara, karena keduanya telah melanggar undang-undang republik indonesia nomer 5 tahun 1997, tentang Psikotropika.

Dari kediri canda adi surya melaporkan

Selanjutnya »»

Jumat, 14 Agustus 2009

Persiapan Porprop Jatim

Olah raga karate menjadi salah satu cabang olah raga unggulan KONI kabupaten Jember pada pekan olah raga propinsi Oktober nanti .

Prestasi yang ditorehkan karateka yunior kabupaten Jember dalam kejurda baru baru ini cukup membanggakan. Kondisi inilah yang mendorong KONI kabupaten Jember menjadikannya sebagai salah satu cabang olah raga prioritas dan diharapkan mampu mempersembahkan medali emas pada pekan olah raga propinsi kedua oktober nanti . Meski demikian KONI kabupaten Jember dalam mendapatkan karateka yang handal juga melakukan seleksi secara terbuka dengan cara memanggil atlet dari berbagai perguruan karate yang ada di kabupaten Jember. Hal ini dilakukan untuk menghindari anggapan terjadinya diskriminasi atlet dari perguruan tertentu saja. Selain itu transparansi ini dimaksudkan untuk mendapatkan atlet yang benar benar handal dan mumpuni yang sekaligus menggantikan atletnya yang sudah merantau ke daerah lain untuk melanjutkan study . Dalam seleksi ini para atlet yang dipanggil sebelum mendapat materi inti lebih dulu melakukan senam ringan untuk pemanasan . Upaya yang dilakukan ini sama seperti saat latihan di perguruan masing masing yang dimaksudkan untuk melenturkan tubuh atlet . Hal ini sangat diperlukan mengingat untuk cabang karate kondisi fisik sangat menentukan dalam mencapai keberhasilan . Selain melakukan senam ringan juga dilakukan senam inti dan memperagakan sejumlah gerakan teknik memukul dan mengunci serta menghindar serangan lawan dalam beberapa jenis latihan ini dimaksudkan untuk mengukur sejauh mana kualitas stamina setiap atlet . Dengan cara ini pelatih akan mengetahui sejauh mana kemampuan individu atlet sehingga memudahkan pelatih menambah porsi latihan .
Dari Jember Narto melporkan .

Selanjutnya »»

Persik Datangkan Pemain Asing Bertahan

Kesebelasan Persik Kediri, mendatangkan bek asal Maroko Hasan Souuaid, yang pernah memperkuat klub Perlis Football Club asal Malaysia setelah sebelumnya Persik memulangkan pemain asing dari Liberia.

Kesebelasan Persik Kediri terus berbenah, menjelang pelaksanaan Indonesia Super Liga Musim ini, dengan mendatangkan pemain bertahan asal Maroko, yang pernah memperkuat Perlis Football Club di Liga Malaysia, Hasan Souuaid. Pemain asing ini memang belum pernah bermain di klub Indonesia. Pihak manajemen Persik hanya bertugas mendatangkan pemain yang dibutuhkan pelatih namun layak dan tidaknya tergantung keputusan pelatih Edi Paryono. Dalam latihan seleksi ini pemain asing silih berganti untuk menembus skuad Persik. Kini hanya terlihat satu pemain asing yakni bek yang baru didatangkan asal Maroko, Hasan Souuaid. Sementara, pemain asing satu-satunya Edward Wilson Junior, dari Liberia, tidak memikat hati pelatih, kini pulang ke negaranya. Meski telah mendapatkan 17 pemain yang akan menjadi kerangka team Persik musim depan, pelatih Edi Paryono, belum puas dengan kondisi ini, karena ia masih membutuhkan gelandang serang yang kosong, setelah ditinggal Ronald Fagundez ke Persisam.
Pelatih yang pernah membawa kesebelasan PSIS juara liga Indonesia ini, juga masih membutuhkan center bek tangguh pengganti Usep Munandar dan Hamka Hamzah. Sementara, mantan pemain Persija Robertino Pugliara, yang dikabarkan diincar Persik, hingga saat ini belum ada kejelasan.
Dari Kediri Canda Adi Surya melaporkan.

Selanjutnya »»

Seminar Internasional Lesson Study

Kendala yang dihadapi oleh anak-anak yang mengalami gangguan kecerdasan dibidang akademik ,kini mulai terjawab dengan adanya perhatian pemerintah dan masyarakat untuk menyelenggarakan pendidikan inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus,atau ABK. Masalah itu dikupas dalam seminar Internasional Lesson Study yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan inklusif Galuh Handayani Surabaya kemarin .

Selama ini kurikulum pendidikan di tanah air menempatkan sebagian anak pada posisi yang tidak adil,karena semua anak harus mengikuti ketentuan yang sama di bidang akademik tanpa memperhatikan kekurangan anak. Kondisi ini menjadi himpitan bagi anak-anak yang kemampuan akademiknya atau IQ nya dibawah rata-rata . Tak jarang para guru maupun orang tua menganggap anak itu bodoh hanya karena nilai matematikanya rendah. Padahal menurut psikolog yang juga pemerhati anak , Doktor Seto Mulyadi, semua anak itu cerdas ,namun bentuk kecerdasannya berbeda satu dengan yang lain . Oleh karena itu keberadaan sekolah inklusuf dinilai sangat membantu anak-anak yang berkebutuhan khusus atau ABK seperti penyandang Down Syndrome dan Autis untuk mendapatkan hak pendidikan secara adil . Menurut pimpinan sebuah lembaga sosial di Jepang Kenji Yosikawa, di jepang anak-anak penyandang cacat maupun anak berkebutuhan khusus mendapat perhatian lebih dari pemerintah dengan menyediakan anggaran khusus untuk pendidikan mereka. Terkait dengan persoalan tersebut lembaga pendidikan inklusif Galuh Handayani Surabaya bersama institusi terkait dan sebuah universitas di jepang menyelenggarakan Seminar Internasional Lesson Study bagi para guru sekolah inklusif .
Melalui seminar ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan para guru dalam menangani serta mendidik anak-anak yang mengalami Down Syndrom , autis dan berkebutuhan khusus lainnya ,tanpa diskriminasi .

Selanjutnya »»