Selasa, 11 Agustus 2009

Enam Keberangkatan Ka Dibatalkan Akibat Insiden Pasuruan

Tergulingnya kereta api Mutiara Timur jurusan Banyuwangi-Surabaya di Kecamatan Rejoso, kabupaten pasuruan selasa pagi, menyebabkan enam perjalanan kereta api tujuan Surabaya diwilayah kerja PT KAI Daop Sembilan Jember terpaksa dibatalkan, hingga bangkai kereta selesai dievakuasi.

Enam kereta api diwilayah kerja PT. KAI Daop Sembilan Jember tujuan Surabaya dan sekitarnya yang dibatalkan keberangkatanya, diantaranya, kereta api Cantik jurusan Jember-Surabaya, kereta api Logawa jurusan Jember-Purwokerto, kereta mutiara siang jurusan Jember-Surabaya, dan kereta api Sri Tanjung jurusan Jember-Yogyakarta.
Namun demikian, PT KAI Daop Sembilan Jember, akan tetap melayani calon penumpang yang akan mengembalikan tiket akibat pembatalan keberangkatan. Calon penumpang akan menerima pengembalian seratus persen sesuai dengan harga pembelian tiket.
Menurut Manajer Komersial PT KAI Daops 9 Jember Slamet Sriyanto, pembatalan terpaksa dilakukan karena proses evakuasi bangkai gerbong masih berlangsung.
Selain membatalkan keberangkatan sejumlah kereta api, kereta api yang terlanjur melakukan perjalanan, terpaksa dihentikan, menjelang masuk ke lokasi perlintasan tempat tergulingnya kereta api Mutiara Timur.

Selanjutnya »»

Kembar Siam Janeta Keluar ICU GBT Dr. Sutomo Surabaya

Setelah melewati masa kritis pasca operasi pemisahan, salah satu bayi kembar siam dempet perut Janeta siang tadi keluar dari ruang ICU gedung bedah pusat terpadu,
GBPT Rumah Sakit Dokter Sutomo Surabaya. Sedangkan saudara kembarnya, Janetra masih tinggal di ICU menjalani perawatan pernapasan. perkembangan berat badan kedua bayi cukup baik.
Setelah menjalani masa kritis selama tujuh hari pasca operasi pemisahan, kondisi kembar siam dempet perut Janeta dan Janetra, cukup menggembirakan. Berat badan kedua bayi asal Pandaan, Pasuruan. Puteri pasangan Yus Aminuddin dan Nurohma, terus bertambah.

Bayi Janeta selain minum susu juga telah bisa makan bubur. Kondisi ini membuat tim dokter semakin yakin untuk segera memindahkan bayi Janeta dari ruang ICU ke ruang Irna Anak Rumah Sakit Umum Dokter Sutomo Surabaya. Juru bicara tim dokter kembar siam RSU Dokter Sutomo Surabaya, dokter Agus Hariyanto menjelaskan, pasca operasi pemisahan respons bayi Janeta terhadap orang sekitarnya sangat menggembirakan. Hal ini terlihat setiap janeta ditidurkan selalu minta bangun dan digendong oleh ibu atau ayahnya.
Sementara itu, saudara kembar Janeta yakni Janetra hingga kini masih dirawat diruang ICU GBPT RSU Dokter Sutomo Surabaya. Janetra masih menjalani perawatan pernapasan karena banyak lendir di tenggorokannya sehingga tidak bisa bernapas spontan. Meski masih di infus janetra sudah bisa minum susu tanpa bantuan orang lain.
Orang tua Janeta-Janetra berharap dalam waktu dekat Janetra segera keluar dari ICU dan berkumpul dengan saudaranya janeta di ruang irna anak.

Selanjutnya »»

Resahkan Warga, Peternakan Babi Ditutup Paksa

Sebuah rumah pemotongan babi di Kota Mojokerto kemarin ditutup paksa tim gabungan dari Satpol PP kantor lingkungan hidup serta Dinas Pertenakan Kota Mojokerto, kemarin.

Merebaknya penyebaran virus Flu Babi menyebabkan warga sekitar rumah pemotongan babi di lingkungan Balongrawe Baru Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto resah. Mereka minta kepada dinas berwenang untuk menutup tempat ini. Permintaan warga direspons petugas gabungan dari Satpol PP KLH dan Dinas Pertanian Kota Mojokerto dengan mendatangi lokasi dan memasang papan tanda rumah pemotongan ini ditutup. Petugas juga memeriksa satu persatu ruangan tempat pemeliharaan babi. Sayangnya saat penutupan rumah pemotongan babi dalam kondisi kosong ditinggal oleh pemiliknya. Namun petugas berhasil menemukan seekor babi yang disembunyikan di dalam keranjang dan langsung mengamankannya sebagai barang bukti.
Jika dibiarkan terus beroperasi, warga khawatir tempat ini menjadi sumber penularan berbagai penyakit lain disamping virus Flu Babi, karena limbah cair serta udaranya sangat mengganggu warga.

Selanjutnya »»

Sidang Kasus Kasda Pasuruan

Sidang kasus korupsi kasda kabupaten pasuruan, kembali di gelar, siang kemarin. Sidang terkait korupsi tujuh puluh empat milyar lebih uang rakyat ini, dihadiri terdakwa totok setyo susilo, yang di tuntut, sembilan tahun penjara

Sidang kasus korupsi uang kas daerah kabupaten pasuruan, kemgali digelar siang kemarin. Sidang yang digelar di pengadilan negeri kota pasuruan ini, dihadiri oleh satu dari dua tersangka, yakni totok setyo susilo yang merupakan kabag keuangan saat korupsi terjad.yakni pada tahun dua ribu enam hingga dua ribu tujuh. Dalam persidangan yang dipimpin hakim ketua imanuel sembiring sh ini, tersangka totok setyo, yang didampingi tim penasehat hukumnya, irfan efendi sh, arif rahman sh dan dua penasehat hukum lainnya , membacakan pledoi atau pembelaan atas tuntutan jaksa penuntut umum. Terdakwa yang pada sidang sebelumnya dituntut sembilan tahun denda dua ratus juta dan mengganti uang negara sebesar empat milyar lebih, merasa sangat keberatan. Melalui penasehat hukumnya, terdakwa membacakan pembelaan, yang antara lain, bahwa ,perbuatan terdakwa tidak bisa di kategorikan sebagai pidana karena terkait peminjaman yang sudah di kembalikan.tidak terbukti secara sah melakukan perbuatan yang salah secara bersama sama ,karena segala perbuatan terdakwa atas dasar perintah atasan, yakni bupati sebagai otorisator. Juga membebaskan terdakwa dari segala tuntutan, uang pengganti maupun denda.
Sidang terkait tujuh puluh empat milyar uang rakyat ini, akan kembali digelar pada tanggal dua puluh tiga juli dua ribu sembilan, atau hari kamis depan, dengan agenda tanggapan atas pledoi oleh jaksa penuntut umum
Selanjutnya »»

Puluhan Karyawan Pabrik Rokok Kesurupan

Puluhan karyawan salah satu pabrik rokok di jalan raya ngadilangkung kecamatan kepanjen kabupaten malang mengalami kesurupan massal. Guna menghindari makin banyaknya karyawan yang kesurupan pihak pabrik langsung memulangkan 2 ribu 500 karyawan yang sedang bekerja.

Peristiwa kesurupan yang dialami dua puluh tiga karyawan sebuah pabrik rokok kecamatan kepanjen kabupaten malang berawal tingkah aneh salah satu karyawan bagian packing yang menjerit-jerit serta meracau tak karuan. Tak berselang lama, kejadian ini merembet ke rekan kerjanya hingga jumlahmencapai 23 orang. Akibatnya sejumlah karyawan yang berada didalam pabrik panik dan mencoba berlarian keluar pabrik.
Pihak perusahaan membawa 23 karyawan yang mengalami kesurupan ke rumah sakit umum daerah kepanjen. Sementara pihak menejemen saat dikonfirmasi menyatakan kejadian ini akibat kondisi psikologis karyawan yang tidak stabil karena ada permasalahan dirumah. Agar kesurupan tidak meluas ke karyawan yang lainnya, pihak perusahaan memulangkan 2 ribu 500 karyawan yang sedang aktif bekerja
Selanjutnya »»

Penyelundupan Pakaian Bekas

Petugas Bea dan Cukai Jawa Timur berhasil menggagalkan. Penyelundupan ribuan bal pakaian bekas dari malaysia dengan tujuan Kediri. Selain mengamankan 1561 bal pakaian, petugas juga meminta keterangan ABK, atas usaha penyelundupan yang berpotensi merugikan negara satu milyar rupiah lebih.

Pemalsuan surat ijin berlayar dari Syahbandar pelabuhan Kijang beserta manifest kapal di pelabuhan Tanjung Pinang dengan tujuan pelabuhan branta pamekasan, merupakan modus penyelundupan pakaian bekas. Setelah kapal layar motor usaha sejati berubah fungsi sebagai kapal barang antar pulau dengan ijin berlayar palsu, pelaku membongkar isi muatan untuk dipindahkan ke 13 truk dan dikirim ke Kota Kediri. Upaya ini berhasil digagalkan petugas. Petugas berhasil mengamankan barang bukti 13 truk beserta seribu 561 bal pakaian di kawasan jembatan Suramadu. Menurut dua tersangka 1561 bal pakaian bekas ini akan dijual ke kota kediri dan beberapa kota di Jawa Timur.
Selain berpotensi merugikan negara satu milyar rupiah lebih penyelundupan pakaian bekas ini bisa mengancam industri tekstil dalam negeri serta dikhawtirkan mengandung bibit penyakit yang berbahaya bagi kesehatan. Tim penyidik Bea dan Cukai Jawa Timur memeriksa nahkoda kapal berinisial E serta ABK-nya yang berinisial LO. Apabila terbukti melanggar Pasal 103 huruf D Undang Undang Nomor 10 Tahun 1995, tentang kepabeanan yakni membongkar barang import di luar kawasan pabean atau tempat lain, keduannya akan diancam hukuman penjara paling lama 10 tahun atau denda paling banyak lima milyar rupiah.

Selanjutnya »»

Penertiban Pkl Surabaya

Aksi tarik menarik lapak pedagang kaki lima di kawasan jalan Tidar Surabaya siang tadi nyaris terjadi saat ratusan petugas gabungan melakukan penertiban PKL di jalan protokol Surabaya.

Mengantisipasi menjamurnya pedagang kaki lima menjelang datangnya bulan suci ramadhan di jalan protokol Surabaya, disikapi Satpol PP Kota Surabaya dengan mengintensifkan penertiban terhadap PKL liar. Dengan tiga truk barang beserta tujuh mobil patroli, selasa siang petugas gabungan melakukan penyisiran pedagang kaki lima liar di kawasan padat PKL jalan Diponegoro, Kedungdoro dan jalan Tidar Surabaya. Saat berlangsung penertiban di kawasan jalan Tidar yang dikenal sebagai pusat servis velg dan modifikasi motor petugas sempat bersitegang dengan para pedagang karena mereka berusaha mempertahankan barang miliknya. Beruntung petugas tidak terpancing emosi pedagang sehingga proses penertiban kembali berjalan lancar. Penertiban atau razia PKL ini akan dilakukan secara rutin untuk mengantisipasi kemacetan di jalan protokol Surabaya yang sering diakibatkan pembeli memarkir kendaraan sembarangan. Selain untuk memperindah wajah Kota Surabaya dari PKL liar penertiban yang dilakukan Pemkot Surabaya ini untuk mengantisipasi menjamurnya pedagang kaki lima menjelang datangnya bulan suci ramadhan.
Selanjutnya »»

Resahkan Warga, Peternakan Babi Ditutup Paksa

Sebuah rumah pemotongan babi di Kota Mojokerto kemarin ditutup paksa tim gabungan dari Satpol PP kantor lingkungan hidup serta Dinas Pertenakan Kota Mojokerto, kemarin.

Merebaknya penyebaran virus Flu Babi menyebabkan warga sekitar rumah pemotongan babi di lingkungan Balongrawe Baru Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto resah. Mereka minta kepada dinas berwenang untuk menutup tempat ini. Permintaan warga direspons petugas gabungan dari Satpol PP KLH dan Dinas Pertanian Kota Mojokerto dengan mendatangi lokasi dan memasang papan tanda rumah pemotongan ini ditutup. Petugas juga memeriksa satu persatu ruangan tempat pemeliharaan babi. Sayangnya saat penutupan rumah pemotongan babi dalam kondisi kosong ditinggal oleh pemiliknya. Namun petugas berhasil menemukan seekor babi yang disembunyikan di dalam keranjang dan langsung mengamankannya sebagai barang bukti.
Jika dibiarkan terus beroperasi, warga khawatir tempat ini menjadi sumber penularan berbagai penyakit lain disamping virus Flu Babi, karena limbah cair serta udaranya sangat mengganggu warga.

Selanjutnya »»

Rempeyek Daun Sirih

Daun sirih ternyata tidak hanya kaya akan khasiat. Tumbuhan merambat yang biasa digunakan untuk tanaman obat ini ternyata juga enak jika dijadikan makanan ringan seperti rempeyek seperti yang diolah oleh seorang warga banyuwangi. Meski awalnya hanya iseng, rempeyek daun sirih kini semakin digemari karena selain enak rasanya juga terasa khasiatnya

Sejak tiga bulan terakhir ini, pinisri warga sragi Kecamatan Songgon, Banyuwangi membuat rempeyek daun sirih Pinisri memang gemar membuat jajanan ringan termasuk jajanan khas daerah setempat melalui kegemarannya, rumah pinisri kini dipenuhi berbagai jenis jajanan ringan atau camilan berbagai jenis salah satunya rempeyek daun sirih.
Meski baru tiga bulan dan belum sempat dipasarkan luas camilan buatan Pinisri setiap harinya laris manis diburu para penggemar camilan. Apalagi harga jual rempeyek daun sirih buatannya ini hanya dua ribu lima ratus rupiah per seratus gram, tidak hanya warga banyuwangi saja yang mencari camilan unik ini. Warga luar Banyuwangi seperti Surabaya hingga Jakarta juga sudah mencicipi kerenyahan serta gurihnya rempeyek daun sirih salah satunya adalah Mimin, warga Surabaya ini hampir sepekan sekali memborong rempeyek daun sirih kegemaran keluarganya.
Sesuai dengan namanya, rempeyek daun sirih dibuat dari tumbuhan sirih atau Binomial Piper Betle. Meski awalnya hanya mencoba kini rempeyek daun sirih buatan pinisri sudah menjadi jajanan ringan khas Banyuwangi.
Dengan dibantu delapan orang karyawan, setiap hari Pinisri harus menyediakan puluhan bungkus rempeyek daun sirih proses pembuatan rempeyek daun sirih tidak serumit yang diperkirakan. Daun yang sudah dibersihkan kemudian dicampur dengan bumbu bahan rempeyek pada umumnya seperti tepung yang sudah dicampur dengan sejumlah rempah – rempah daun sirih yang masih utuh, kemudian dicampurkan bumbu, lalu di goreng selain rempeyek daun sirih ditempat Pinisri juga tersedia jajanan ringan unik lainnya rempeyek pakis rempeyek bayam kerupuk lidah buaya kerupuk nangka serta aneka camilan unik lainnya


Selanjutnya »»

Warga Gunakan Air Keruh dari Endapan Lumpur

Sejumlah warga desa di kabupaten tuban, terpaksa mengkonsumsi air keruh atau tidak layak pakai dari endapan lumpur lantaran sumber air makin mengering, kondisi ini diperparah dengan jauhnya jarak tempuh untuk menuju sumber mata air yang mirip dengan kubangan ini.

Kekeringan dan sulitnya mendapatkan air bersih sangat dirasakan oleh sejumlah warga desa di Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Mereka harus menempuh jarak sekitar lima kilo meter untuk mendapatkan air.
Ironisnya, sumber air bersih yang dimaksud adalah sebuah sumber air yang mulai kering dan keruh oleh endapan lumpur di desa penambangan, Kecamatan Semanding. Untuk mendapatkan satu hingga dua jerigen air, selain harus antre, mereka juga harus menunggu beberapa jam hingga lumpur kembali mengendap di dasar sumber. Air ini dipakai untuk keperluan sehari-hari seperti memasak, mandi dan mencuci.
Warga kuatir jika debit sumber air ini makin menipis, mereka tak bisa lagi menggunakannya dan terpaksa harus mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk membeli air dari mobil tangki. Mereka berharap pemerintah daerah segera memberikan bantuan air bersih.

Selanjutnya »»